KUMPULANMATERI BK. Adilla Fithriyani. Download Download PDF. Full PDF Package Download Full PDF Package. This Paper. A short summary of this paper. 34 Full PDFs related to this paper. Download. (PDF Formated) Bahan Ajar dan Rancangan Pembelajaran Psikologi Pendidikan (Teaching Materials and Learning Design Educational Psychology)
Autobiografidalam bimbingan dan konseling bisa dijadikan alat untuk mengumpulkan data mengenai diri pribadi masing-masing peserta didik. Kebanyakan orang lebih suka menceritakan dirinya melalui tulisan daripada kepada orang lain, karena alasan inilah autobiografi tepat untuk peserta didik. Guru bimbingan dan konseling/ konselor dapat
Identitaskita sebagai profesi telah lama didasarkan pada model Barat / Eropa yang merangkul nilai-nilai dan keyakinan nilai-nilai dan keyakinan dari klien minoritas. Jika konseling menjadi profesi kesempatan yang sama, konselor harus lulus dari program pelatihan dengan lebih dari keinginan untuk membantu semua orang.
Materiuntuk layanan klasikal maupun sebagai penambahan wawasan. 53. AKU SUDAH PUBER ATAU BELUM 54. MANDIRI 55. MENANAMKAN RASA PERCAYA DIRI. 56. TANGGUNG JAWAB REMAJA . 57. MENUNDA PERNIKAHAN DINI, PILIHAN YANG SMART dirinya secara apa adanya dengan segala risiko kekuatan dan kelemahannya. Ia memiliki pengetahuan dan wawasan yang luas
Memperluaspengetahuan mahasiswa dalam ilmu ke BK an. 2. Membantu mahasiswa dalam mengembangkan potensi menulis. 3. Menggali apakah ada hubungan antara BK pribadi sosial dengan bimbingan keluarga. 4. Mahasiswa dapat mengetahui permasalahan apa saja yang ada dalam keluarga. 5. Mengembangkan teknik-teknik konseling.
gambarandan sikap tentang kehidupan mandiri secara emosional, sosial, intelektual, dan ekonomi Materi Layanan Indikator / Tujuan Layanan Mengenal diri sehingga dapat bersikap secara tepat dalam kehidupan sehari-hari b. Untuk apa aku lahir Mengetahui tujuan hidup dari masa kecil, remaja, dan dan hidup? Jenis Layanan
isYzjW.
Tapi kenapa? Pertanyaan ini sangat populer di kalangan anak-anak. Anak-anak mempertanyakan segalanya. Dan itu seharusnya tidak pernah berhenti menjadi penasaran dan mempertanyakan berbagai hal. Itulah sebabnya kami telah membuat daftar pertanyaan filosofis yang menggugah pikiran yang menawarkan cukup banyak topik untuk dibicarakan.📖 IsiApakah pertanyaan filosofis?25 pertanyaan filosofis untuk ditanyakan10 pertanyaan filosofis terbaik yang membuat Anda berpikir10 pertanyaan filosofis yang dalamBonus 10 pertanyaan mendalam tentang kehidupanApakah pertanyaan filosofis?Untuk menjawab apa itu pertanyaan filosofis, kita perlu mengetahui apa arti filosofi. Filsafat adalah disiplin ilmu yang mencoba memahami keberadaan manusia dan dunia. Filsafat berhubungan dengan isu-isu sentral dari keberadaan manusia misalnya, apa itu realitas? Apa arti hidup? Apa itu moralitas? Apa itu cinta?.Kuis SahabatSeberapa baik teman-teman mengenalmu?MemulaiUjianApakah saya aromantic?Apakah Anda ingin tahu tentang kecenderungan romantis Anda? Ikuti kuis kami untuk mencari tahu apakah Anda mungkin kuisFilsafat berurusan dengan pertanyaan tentang keberadaan manusia dan filsuf, dan peneliti perdamaian Jerman Freiherr von Weizsäcker mengemukakan esensi filsafat secara singkat dengan kutipan terkenal “Filsafat adalah ilmu yang tidak dapat Anda bicarakan tanpa mempraktikkannya sendiri.” Dalam pengertian ini - pilih beberapa pertanyaan dari daftar berikut dan mulailah pertanyaan filosofis untuk ditanyakanMari kita mulai dengan pertanyaannya. Dalam daftar ini, Anda akan menemukan 25 pertanyaan filosofis yang menarik tentang berbagai topik. Kami berharap Anda bersenang-senang, berfilsafat!1. Menjadi seorang anak di abad ke-21 - Apakah semuanya lebih baik di masa lalu?“Semuanya lebih baik di masa lalu. “Mungkin Anda pernah mendengar kalimat ini dari orang tua atau kakek nenek Anda sebelumnya. Orang tua kita tumbuh tanpa internet atau smartphone. Bagi kami, ini hampir bisa dibayangkan, bukan? Jika Anda berasal dari Generasi Z, Anda mungkin tumbuh dengan hal-hal seperti Internet, TV, dan ponsel. Beberapa peneliti percaya bahwa kontak awal dengan media elektronik seperti smartphone, tablet, konsol game berdampak buruk bagi perkembangan anak. Integrasi sosial, kontak dengan teman sebaya, dan kepercayaan diri anak-anak akan menderita karenanya. Apa yang Anda katakan tentang itu?N e w !Drawly Multiplayer Drawing & Guessing GameBermain2. Gen atau Lingkungan - Dari mana kepribadian kita berasal?Apakah ciri-ciri kecerdasan dan kepribadian merupakan bawaan, atau dikembangkan melalui pengaruh lingkungan pada masa remaja kita? Para ilmuwan setuju bahwa itu adalah kombinasi keduanya. Namun faktor mana yang menurut Anda lebih berpengaruh signifikan terhadap perkembangan kepribadian kita?3. Sampai kematian memisahkan kita - apakah cinta abadi ada?Di zaman sekarang ini, pernikahan semakin sedikit dan perceraian semakin sering. Menjadi bahagia dengan seseorang selama sisa hidup mereka - Apakah itu angan-angan atau kenyataan?4. Apakah media sosial membuat kita sakit?Facebook, Instagram, TikTok, Twitter; … Kita semua tahu hal-hal positif tentang media sosial. Itu menyenangkan, Anda terhubung dengan orang-orang di seluruh dunia, dan Anda bahkan memiliki kesempatan untuk berkarir darinya. Tapi apa kerugiannya? Bisakah media sosial menjadi beban juga?📖 Disarankan untuk Anda Daftar pertanyaan bagus untuk ditanyakan orang5. Apakah eutanasia diperbolehkan secara moral?Hanya ada empat negara di Eropa yang mengizinkan eutanasia Belgia, Luksemburg, Swiss, dan Belanda. Di seluruh Eropa lainnya, “pembunuhan atas permintaan” adalah tindak pidana. Ada pendapat yang berbeda-beda, apakah eutanasia dibenarkan secara adalah contoh untuk dipikirkanSeorang pria berusia 80 tahun jatuh sakit karena penyakit yang fatal dan ingin mengajukan eutanasia. Apakah Anda akan mendukungnya untuk menemukan klinik yang dapat memenuhi permintaannya? Dan bagaimana jika seorang wanita berusia 40 tahun yang telah menderita depresi kronis berat selama 20 tahun ingin disuntik mati?6. Apa masalah terbesar umat manusia?Anda dapat menjawab pertanyaan ini dengan dua cara berbeda. Entah Anda fokus pada kondisi lingkungan mis., Perubahan iklim yang bermasalah bagi kemanusiaan, atau Anda fokus pada ciri kepribadian manusia mis., Benci, iri hati.7. Apakah kita hidup dalam simulasi?Dunia kita hanyalah simulasi komputer yang diciptakan oleh peradaban yang lebih canggih. Jadi kami tidak ada. Kami sendiri hanyalah simulasi. Ini adalah penjelasan hipotesis simulasi yang disederhanakan. Ini jauh lebih kompleks dan terdiri dari tiga hipotesis. Tetapi pesan dasarnya tetap sama Kita hidup dalam simulasi. Menurut Anda seberapa besar kemungkinan teori ini?🤓 Disarankan untuk Anda Pertanyaan pemecah es yang lucu Funny8. Apakah Anda percaya pada Tuhan atau kekuatan yang lebih tinggi di alam semesta?Apakah Tuhan adalah asal mula segala sesuatu atau hanya konstruksi buatan manusia?9. Bagaimana perasaan Anda tentang kebijakan satu atau dua anak untuk mengatasi kelebihan populasi?Apakah etis untuk memberi tahu orang-orang berapa banyak anak yang dapat mereka miliki, atau apakah keluarga berencana yang dikendalikan merupakan pelanggaran hak asasi manusia? Apakah ada strategi yang lebih efektif untuk mengatasi kelebihan populasi?10. Haruskah kepemilikan senjata pribadi dilarang?Apakah kepemilikan senjata merupakan hak fundamental atau ancaman bagi masyarakat? Khususnya di USA, ada diskusi hangat tentang hal itu. Bagaimanapun, orang Amerika adalah populasi paling bersenjata dengan sekitar 393 juta senjata kecil Karp, 2018, Small Army Survey Estimating Global Civilian Held Firearms Numbers. Tidak ada negara lain yang memiliki begitu banyak kematian akibat senjata Apakah kecerdasan buatan merupakan ancaman bagi kemanusiaan?Dalam hal kecerdasan buatan, ada perbedaan pendapat. Beberapa melihatnya sebagai bahaya besar dan ketakutan bahwa itu akan melumpuhkan umat manusia cepat atau lambat. Sesaat sebelum kematiannya, Stephen Hawking mengatakan bahwa penelitian AI menawarkan peluang bagi umat manusia. Namun, risiko pelecehan tidak boleh dianggap remeh. Elon Musk juga memperingatkan bahaya penelitian AI. Namun, ada terlalu banyak area aplikasi yang memungkinkan dimana AI dapat memberikan kontribusi positif. Kami masih di awal pengembangan AI. Kita akan lihat seperti apa masa depan. Bagaimana menurut anda?Disarankan untuk Anda Pertanyaan sahabat12. Apakah pria dan wanita belum setara?Jika melihat sejarah feminisme, banyak yang telah terjadi selama ini. Tapi apakah kita sudah mencapai titik di mana kita bisa berbicara tentang kesetaraan gender?13. Mengapa orang rasis?Tidak semua orang rasis, tetapi kita semua memiliki prasangka bahkan jika kita tidak mau mengakuinya. Seringkali kita bahkan tidak menyadari bias kita, seperti yang ditunjukkan oleh banyak penelitian. Jika kita tidak menyadarinya, maka sulit untuk menyingkirkannya. Yang bisa kita lakukan adalah mengenali prasangka kita, mengakuinya, dan mengendalikannya. Namun, itu tidak menjawab pertanyaan mengapa orang menjadi rasis? Apa yang membuat orang merasa sangat benci terhadap orang asing? Tidak ada anak di dunia ini yang lahir dengan prasangka. Pada titik apa dan bagaimana kita mendapatkan indoktrinasi stereotip dan prasangka ini?14. Pro-Life atau Pro-Choice - Apakah aborsi dapat dibenarkan secara moral?Perwakilan Pro-Life percaya bahwa aborsi embrio atau janin adalah pembunuhan dan harus dilarang. Pro-Choice menekankan hak untuk menentukan nasib sendiri. Dua pertanyaan berulang tentang hal ini adalah Dapatkah janin pada saat aborsi merasakan sakit? Apakah janin sudah memiliki rasa diri atau kesadaran? Apa argumen Anda untuk atau menentang aborsi?📖 Disarankan untuk Anda 100+ pertanyaan untuk ditanyakan kepada pacar Anda15. Apa yang ingin Anda ubah tentang sistem sekolah?Apakah Anda puas dengan sistem sekolah Anda, atau adakah hal yang perlu ditingkatkan? Negara yang berbeda memiliki sistem sekolah yang berbeda. Apakah mungkin ada negara yang menurut Anda memiliki sistem sekolah yang berfungsi dengan baik?16. Apakah Anda ingin menjadi abadi jika Anda bisa?Banyak orang takut mati. Gagasan tentang kehidupan tanpa batas diinginkan banyak orang. Ada peneliti di dunia yang sedang mengerjakan berbagai langkah untuk memungkinkan keabadian. Miliarder Rusia Dmitry Itskov percaya dia bisa membuat orang abadi pada tahun 2045. Namun, menurut idenya, orang tidak lagi ada dalam tubuh mereka sendiri. Dia ingin mentransfer kesadaran manusia ke avatar online. Dengan asumsi proyeknya berhasil. Maukah Anda ambil bagian di dalamnya? Apa yang akan kamu lakukan, jika kamu hidup abadi? Bagaimana hidup Anda saat ini berubah?17. Apakah altruisme itu nyata atau mitos?Altruisme digambarkan sebagai perilaku prososial, tanpa pamrih untuk kepentingan orang lain. Anda melakukan sesuatu yang baik untuk orang lain tanpa mengharapkan imbalan apa pun. Contohnya adalah menjadi sukarelawan di penampungan tunawisma. Mereka membantu orang yang kurang beruntung tanpa mendapatkan uang. Tetapi apakah ini perilaku tanpa pamrih? Tidak bisakah sukarelawan melakukan pekerjaannya untuk mendapatkan pengakuan atau untuk merasa baik? Bisakah seseorang kemudian masih berbicara tentang tidak mementingkan diri sendiri?📖 Disarankan untuk Anda Pertanyaan untuk ditanyakan teman18. Apakah kehidupan hewan sama pentingnya dengan kehidupan manusia?Sangat jelas bahwa kehidupan manusia dan hewan tidak dianggap sama berharganya dalam masyarakat kita lihat peternakan, perburuan trofi, dll.. Tidak hanya ada perbedaan antara manusia dan hewan tetapi juga antara hewan dan hewan. Berikut contohnya Pikirkan hewan peliharaan Anda. Kemungkinan besar, Anda mencintai hewan peliharaan Anda dan menganggapnya setara. Dan kemudian pikirkan seekor ayam. Apakah kehidupan ayam kalah karena dicap sebagai hewan ternak di masyarakat kita? Immanuel Kant percaya bahwa kehidupan manusia lebih berharga dari pada kehidupan hewan. Alasannya Hewan tidak akan memiliki kemampuan untuk bernalar dan berpikir secara moral. Oleh karena itu, mereka secara moral kurang berharga dibandingkan manusia. Apa pendapat Anda tentang itu?19. Apa yang memotivasi Anda terutama dalam pekerjaan Anda? Uang atau pekerjaan itu sendiri?Kedua faktor tersebut kemungkinan besar berperan. Bagaimanapun, kita tidak bisa hidup tanpa uang. Jika kita tidak bisa mencari nafkah dari pekerjaan kita, tidak peduli seberapa memuaskan pekerjaan itu. Bagaimana jika situasinya terbalik? Anda membenci pekerjaan Anda, tetapi Anda berpenghasilan di atas rata-rata. Pilihan mana yang akan Anda pilih sedikit uang dan memenuhi pekerjaan, atau banyak uang dan pekerjaan yang Anda benci? Apa motivator yang lebih baik untuk Anda - uang tunai atau kepuasan pribadi?Disarankan untuk Anda Siapa tahu saya pertanyaan yang lebih baik20. Apakah patriotisme baik atau berbahaya?Salah satu definisi patriotisme adalah “antusias cinta tanah air”. Beberapa melihat patriotisme secara positif, dan beberapa melihat patriotisme secara lebih kritis. Para kritikus sering membahas di mana garis antara patriotisme dan nasionalisme. Nasionalisme adalah kesadaran nasional yang dilebih-lebihkan. Kaum nasionalis menilai terlalu tinggi bangsa mereka sendiri dan merendahkan bangsa lain. Nasionalisme yang sangat dibesar-besarkan dapat menimbulkan konsekuensi yang berbahaya seperti yang ditunjukkan oleh Sosialisme Nasional. Apakah patriotisme benar-benar pertanda nasionalisme atau hanya kebanggaan yang sehat di tanah air seseorang?21. Setiap orang memiliki kesempatan yang sama. - Fakta atau omong kosong?Kevin adalah anak laki-laki berusia enam tahun yang tinggal di keluarga kaya. Ayahnya adalah CEO dari perusahaan yang sukses; ibunya adalah seorang ahli bedah. Daniel berusia enam tahun dan berasal dari keluarga berpenghasilan rendah yang terkadang kesulitan membeli makanan. Ayahnya bekerja sebagai buruh pabrik, sedangkan ibu sebagai pembantu rumah tangga. Apakah kedua orang ini memiliki kesempatan yang sama dalam hidup? Bagaimana jika dua orang memiliki latar belakang sosial ekonomi yang sama tetapi berbeda kebangsaan mis., Afro-Amerika vs. Kaukasia? Apakah kebangsaan, status sosial-ekonomi, jenis kelamin, dll. Mempengaruhi peluang hidup kita? Atau semuanya bisa dicapai melalui kerja keras?👉 Disarankan untuk Anda 250+ pertanyaan untuk lebih mengenal seseorang22. Apakah boleh berbohong kadang-kadang?Seperti apa dunia ini dengan orang-orang yang tidak berbohong? Sahabat Anda baru saja memiliki anak dan terus-menerus mengirimi Anda foto bayi di WhatsApp. Anda pikir itu terlihat jelek. Dalam hal ini, bukankah lebih baik berbohong atau hanya mengatakan setengah kebenaran? Jika Anda benar-benar jujur padanya menyebut anaknya jelek, maka Anda pasti akan menyakiti perasaannya. Apakah itu layak? Ini contoh lainnya Dalam surat lamaran, Anda biasanya menampilkan diri Anda lebih baik dari yang sebenarnya. Jujur saja, tidak ada yang 100% tahan stres, namun semua orang menuliskannya dalam aplikasi mereka. Apakah sah untuk mengubah sedikit kebenaran untuk meningkatkan peluang seseorang mendapatkan pekerjaan itu?23. Bagaimana perasaan Anda tentang pendapatan dasar universal?Gagasan tentang pendapatan dasar universal adalah bahwa semua warga negara menerima sejumlah uang dari negara setiap bulan tanpa harus melakukan imbalan apa pun. Itu harus mengamankan mata pencaharian semua orang. Ada argumen yang mendukung dan menentang pendapatan dasar tanpa syarat. Ada yang takut motivasi kerja akan menurun. Ada yang beranggapan hal itu akan meningkatkan motivasi kerja. Ketakutan eksistensial akan hilang. Orang-orang akan menemukan dan menghidupkan kreativitas mereka. Bagaimana perasaan Anda tentang penghasilan dasar tanpa syarat?🤓 Disarankan untuk Anda 80+ pertanyaan kencan pertama24. Mengapa orang cemburu?Iri hati adalah perasaan tidak memanjakan orang lain dan ingin memiliki hal yang sama. Apa yang membuat seseorang merasa cemburu pada seseorang? Apakah itu ketidakpuasan dengan hidup sendiri, atau apakah itu kebutuhan akan keadilan?25. Apakah ada satu hal di dunia ini yang dianggap indah oleh setiap orang?Apakah ada keindahan universal? Matahari terbenam, Ryan Gosling, lautan, musik … Dapatkah Anda memikirkan sesuatu yang dapat dianggap indah oleh semua orang di dunia?10 pertanyaan filosofis terbaik yang membuat Anda berpikirBeberapa dari pertanyaan filosofis ini berhubungan dengan masalah kontroversial. Yang lainnya mengungkapkan hikmat yang Apakah ada objektivitas, atau apakah semuanya subjektif?Objektivitas adalah penilaian terhadap sesuatu secara independen dari individu. Suatu peristiwa atau keadaan dianggap atau dijelaskan sebagaimana adanya tanpa distorsi subjektif. Subjektivitas menggambarkan asumsi bahwa persepsi kita dipengaruhi oleh pengalaman, pikiran, dan perasaan kita. Sudut pandang filosofis yang ekstrim adalah konsep konstruktivisme. Teori ini mengatakan bahwa objektivitas itu tidak mungkin. Setiap individu akan membangun realitasnya sendiri. Karena itu tidak ada fakta, hanya interpretasi. Apa yang Anda katakan tentang itu?Disarankan untuk Anda Pertanyaan menarik2. Apakah takdir ada?Pernahkah Anda merasa bahwa Anda berada di tempat yang tepat pada waktu yang tepat? Apakah ini takdir atau kebetulan? Apakah hidup kita dikendalikan oleh kekuatan yang lebih tinggi? Apakah ada hal-hal dalam hidup kita yang ditentukan sebelumnya yang tidak dapat kita kendalikan? Ataukah itu semua hanya kebetulan? Begitu banyak pertanyaan dan tidak ada jawaban universal. Tetap saja, semua orang punya pendapat tentang itu. Apakah Anda percaya pada takdir atau kebetulan?3. Seberapa penting uang dalam hidup?Apakah uang membuatmu bahagia? Berbagai peneliti telah membahas topik ini. Masih belum ada jawaban umum. Namun, banyak peneliti setuju bahwa uang dapat membuat Anda bahagia sampai batas tertentu. Peneliti ekonom Amerika Richard Easterlin, misalnya, menemukan bahwa uang dapat membuat Anda bahagia ketika orang hidup pada level subsisten. Kedengarannya logis. Tapi bagaimana dengan orang kebanyakan? Penelitian lain menunjukkan bahwa uang dapat membuat Anda bahagia. Namun, jika Anda telah melampaui pendapatan tahunan tertentu, itu memiliki efek sebaliknya. Kemudian beberapa peneliti mengatakan bahwa banyak uang membuat Anda bahagia. Seperti yang Anda lihat, ada ketidaksepakatan tentang hal ini dalam sains. Poin kritik berikutnya adalah korelasi bukanlah kausalitas. Jadi kita tidak tahu ke arah mana hubungan antara uang dan kebahagiaan menuju. Ada dua arah yang mungkin 1 Semakin banyak uang yang kita miliki, semakin bahagia kita. 2 Semakin bahagia kita, semakin banyak uang yang kita hasilkan.🤓 Disarankan untuk Anda 70 hal untuk dikatakan kepada sahabat Anda4. Apa pendapat Anda tentang agama?Agama bisa cinta damai tetapi juga bisa memicu konflik. Kontroversi tentang agama mana yang benar sering kali menimbulkan peperangan sepanjang sejarah. Pertanyaan ini berisi pertanyaan lain yang tak terhitung banyaknya. Anda bisa berbicara tentang pengalaman Anda sendiri dengan agama. Anda bisa mempertanyakan Tuhan atau Gereja. Apakah agama merupakan cerita buatan manusia atau inspirasi dari Tuhan? Iman adalah subjek yang sangat emosional. Hormati pendapat orang lain dan dengarkan satu sama Apa resep untuk kebahagiaan?Apa kamu senang? Bisakah Anda menjelaskan mengapa Anda bahagia? Jika Anda tidak senang sekarang - bertahanlah. Siapapun bisa belajar untuk bahagia tidak peduli seberapa buruk situasinya. Apa ciri-ciri atau perilaku orang yang bahagia? Bisakah kamu memikirkan sesuatu?6. Akankah kita bisa menghentikan pemanasan global pada waktunya?Perjanjian Paris 2015 adalah perjanjian perlindungan iklim pertama yang telah ditandatangani banyak negara di seluruh dunia. Tujuan besar dari kesepakatan ini adalah untuk melawan pemanasan global. Menurunkan suhu pemanasan global maks. 2 derajat Celcius, mengurangi emisi gas rumah kaca, dan mendukung negara-negara berkembang adalah sederhananya tujuan Perjanjian Paris. Tapi bisakah kita mencapai tujuan ini sebelum terlambat? Apakah tindakan sebelumnya efektif, atau kita membutuhkan tindakan baru? Bagaimana kami memastikan bahwa tindakan tersebut dipatuhi oleh semua negara?🤓 Disarankan untuk Anda Daftar pertanyaan pemecah kebekuan terbaik yang akan memicu percakapan7. Apakah hukuman mati dapat dibenarkan secara moral?Di 93 negara di dunia, masih ada hukuman mati yang diatur secara hukum per 2019. Pada 2019, orang dijatuhi hukuman mati di seluruh dunia. Apakah hukuman ini pantas? Haruskah pembunuh dan penjahat membayar dengan kematian mereka? Beberapa orang berpikir ya, beberapa berpikir tidak - para penentang hukuman mati menekankan bahwa eksekusi terpidana melanggar hak asasi manusia. Selain itu, tidak ada bukti ilmiah bahwa hukuman mati memiliki efek jera dan mengurangi kejahatan. Apa pendapatmu tentang itu?8. Apa resep dari ketidakbahagiaan?Pertanyaan itu akan terdengar asing bagi Anda. Kami menanyakan dua pertanyaan sebelumnya tentang resep kebahagiaan. Sekarang terserah Anda untuk memikirkan tentang apa yang membuat orang tidak bahagia. Adakah ciri dan perilaku tertentu yang dimiliki orang yang tidak bahagia?9. Apakah orang secara alami baik, atau beberapa orang terlahir buruk?Itu membawa kita kembali ke pertanyaan mendasar yang terkenal, “Nature or Nurture?” Apakah seseorang dengan gangguan kepribadian antisosial berat psikopati lahir dengan penyakit tersebut, atau memang faktor lingkungan yang menyebabkan penyakit tersebut?10. Akan seperti apa dunia ini jika semua orang memiliki pendapat yang sama?Damai, sangat membosankan, atau keduanya? Apa efeknya pada perkembangan manusia atau kemajuan teknologi?Disarankan untuk Anda Pertanyaan pemecah es10 pertanyaan filosofis yang dalamApakah Anda suka pertanyaan yang menggugah pikiran? Pertanyaan yang Anda pikirkan begitu lama hingga mulai terasa sakit? Maka sepuluh pertanyaan mendalam ini hanya untuk Apakah ada keinginan bebas?Apakah saya mengontrol otak saya, atau apakah itu mengendalikan saya? Jika saya mengendalikan otak saya, siapa atau apakah “saya” ini? Apakah tubuh saya atau makhluk kecil di kepala saya? Dan jika otak saya mengendalikan saya, apakah saya tidak punya pilihan sama sekali? Jika seseorang membunuh seseorang, apakah mereka punya pilihan jika otak mereka mengendalikan mereka?2. Siapa atau apakah saya?Kami adalah manusia. Itu jelas. Tetapi jika Anda memikirkannya untuk waktu yang lama, itu masih belum menjawab pertanyaannya. Siapa saya? Apakah saya tubuh saya, jiwa saya, atau otak saya?3. Apa itu Tidak Ada?Pernahkah Anda bertanya-tanya apa sebenarnya Nothing is? Apakah ada sesuatu yang benar-benar tidak ada? Tetapi jika sesuatu adalah Tiada, maka tidak mungkin menjadi Tiada. Karena sesuatu tidak bisa menjadi Tiada. Sedikit peringatan Pertanyaan ini bisa membuat Anda gila, jadi jangan terlalu lama Apa yang benar dan apa yang salah?Siapa Mengatakan Apa yang Benar atau Salah? Apa yang benar untuk satu orang salah untuk yang lain. Apa yang salah untuk satu sama benar untuk yang lain. Apa yang benar untuk Anda, dan apa yang salah untuk Anda? Asas apa yang Anda ikuti?📖 Disarankan untuk Anda Daftar pertanyaan hipotetis terbaik5. Apa itu Waktu?Apakah masa lalu, sekarang, dan masa depan? Apakah waktu itu ada, atau itu konstruksi yang didasarkan pada persepsi diri kita?6. Apakah ada jiwa?Jiwa atau jiwa memiliki arti yang berbeda. Salah satu definisi jiwa adalah “Keseluruhan dari apa yang membentuk perasaan dan pemikiran seseorang.” Dalam pengertian spiritual, jiwa tidak material, tidak terikat pada tubuh, dan abadi. Pertanyaan filosofis ini masih relevan sampai sekarang. Bagaimana tubuh dan pikiran berhubungan? Apakah ini satu unit, atau dua sistem yang terpisah? Apakah jiwa atau jiwa kita hanyalah otak kita?7. Apakah setiap orang bernilai sama?Awalnya, kebanyakan orang akan menjawab, ya. Tetapi apakah orang-orang yang telah melakukan kejahatan yang mengerikan sebanding dengan orang-orang yang tidak melakukan kejahatan? Apakah nyawa seorang pembunuh massal sama nilainya dengan nyawa orang lain?8. Akankah dunia tanpa batas menjadi mungkin?Apakah menurut Anda dunia tanpa batas menyebabkan perdamaian atau kekacauan? Gagasan tentang dunia tanpa batas dan xenofobia tampaknya luar biasa. Tetapi apakah gagasan ini realistis?9. Apakah sains dan agama sejalan?Agama adalah tentang keyakinan, dan sains tentang fakta. Apakah sains dan agama cocok sama sekali? Teori evolusi secara faktual membantah teori penciptaan. Ataukah teori penciptaan membantah teori evolusi? Beberapa orang percaya akan berkata begitu. Sampai sejauh mana seseorang bisa menjadi percaya dan, pada saat yang sama, mendukung teori evolusi?👉 Disarankan untuk Anda Pertanyaan pemecah es terbaik best10. Haruskah semua obat dilegalkan?Apa yang akan terjadi jika semua obat di dunia dilegalkan? Akankah kekacauan pecah, dan jumlah pecandu narkoba meledak? Atau bahkan akan mengurangi jumlahnya? Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kriminalisasi menciptakan lebih banyak pecandu narkoba. Drug Charity Release mengklaim bahwa pengguna narkoba akan memiliki kesempatan yang lebih baik untuk tidak jatuh ke dalam kecanduan jika mereka tidak “terlibat dalam sistem peradilan pidana” Pro, dan Kontra dari Legalisasi Narkoba. Apa yang Anda katakan tentang itu?Bonus 10 pertanyaan mendalam tentang kehidupanDi sini Anda akan menemukan 10 pertanyaan filosofis yang akan membuat Anda berpikir tentang Apa arti keadilan?Prinsip inti keadilan adalah bahwa setiap orang mendapatkan apa yang pantas mereka dapatkan. Setara harus diperlakukan sama dan tidak setara. Definisi sederhana yang meninggalkan beberapa pertanyaan yang tidak terjawab. Siapa yang memutuskan apakah dua kasus individual sama atau tidak? Bukankah setiap orang harus diperlakukan sama di depan hukum?2. Apakah pengalaman mendekati kematian merupakan indikasi kehidupan setelah kematian atau delusi otak?Apakah pengalaman mendekati kematian sekilas ke akhirat dan bukti keberadaan Dewa, atau apakah itu hanya produk otak kita? Laporan mendekati kematian memiliki efek menenangkan pada banyak orang. Itu menghilangkan sedikit ketakutan akan kematian. Bagaimanapun, orang-orang dengan pengalaman mendekati kematian menceritakan sebuah tempat yang penuh cinta dan keamanan. Bahkan ada yang mengatakan ingin tinggal di sana. Para ilmuwan percaya bahwa ada penjelasan neurobiologis untuk pengalaman mendekati kematian. Satu studi menemukan bahwa otak menjadi hiperaktif sebelum kematian. Aktivitas otak yang ekstrim ini dapat menyebabkan sensasi dan halusinasi yang intens. Namun fenomena tersebut belum dapat diklarifikasi dan masih memerlukan beberapa penelitian. Itulah mengapa sangat bagus untuk berfilsafat tentang topik untuk Anda Seberapa baik Anda mengenal saya? Pertanyaan3. Apakah cinta itu?Tidak mudah untuk mengungkapkan cinta dalam kata-kata. Cinta terasa berbeda untuk setiap orang. Setiap orang menyukai dengan cara yang berbeda. Kami memiliki kebutuhan yang berbeda dan ingin dicintai secara berbeda. Bagimu cinta itu seperti apa?4. Apakah ada makna dalam hidup? Jika ya, apa itu?Apa arti atau tujuan hidup? Apakah ada makna universal dalam hidup, atau apakah itu berbeda dari orang ke orang? Pertanyaan selanjutnya adalah, apakah kita membutuhkan makna sama sekali? Apakah tidak cukup hanya dengan hidup?5. Menurut Anda apakah ada kehidupan setelah kematian?Surga, Neraka, Luar - Fantasi atau Fakta? Kita mungkin hanya akan tahu itu ketika kita tidak lagi di dunia. Tapi menurut Anda apa yang akan terjadi? Setelah kematian, apakah itu hanya Tidak Ada, atau apakah kita memiliki jiwa yang pergi ke tempat lain setelah kematian kita?6. Seperti apa kehidupan yang baik bagi Anda?Bagaimana hidup Anda harus yang Anda rasa telah tiba? Memiliki Keluarga, Pekerjaan Impian, atau Kemandirian? Bagaimana rasanya ketika Anda mencapai tujuan Anda? Dan seperti apa kehidupan sehari-hari Anda?7. Bagaimana kebencian muncul?Kebencian adalah ketidaksukaan yang ekstrim terhadap seseorang, kelompok, atau hal lainnya. Apakah kita membenci seseorang yang melindungi ego kita? Apakah itu didasarkan pada rasa iri atau ketidakpuasan dengan diri kita sendiri? Ada banyak alasan untuk kebencian. Dan mungkin alasannya berbeda dari orang ke orang. Menurut Anda, apakah ada kondisi universal yang mengarah pada kebencian dan permusuhan yang berlebihan?🤓 Disarankan untuk Anda 200+ pertanyaan untuk lebih mengenal seseorang8. Apakah ada hubungan antara gaya hidup kita saat ini dan meningkatnya penyakit mental?Berbagai faktor dapat berkontribusi pada perkembangan penyakit mental. Ini termasuk aspek biologis, psikologis, dan sosial. Sekitar 350 juta orang di seluruh dunia menderita depresi. Gangguan kecemasan, depresi, kelelahan, kecanduan alkohol, gangguan obsesif-kompulsif, dan demensia adalah beberapa penyakit yang paling umum di usia dewasa. Penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media sosial yang berlebihan mungkin bertanggung jawab atas peningkatan depresi dan bunuh diri. Apakah smartphone dan platform media sosial kita membuat kita sakit? Mungkinkah faktor lain bertanggung jawab atas peningkatan masalah kesehatan mental?9. Jika Anda mampu menghapus ingatan dari pikiran Anda, maukah Anda?Apakah ada pengalaman dalam hidup Anda yang ingin Anda hapus dari pikiran Anda? Mungkin itu adalah sesuatu yang traumatis atau hanya momen yang memalukan dalam hidup Anda. Apakah itu akan berdampak positif pada hidup Anda jika Anda menghapus ingatan ini dari pikiran Anda? Ada pepatah yang mengatakan “Pengalaman kita membuat kita seperti sekarang ini.” Pengalaman baik dan buruk membentuk kepribadian kita. Begitu pula karakter kita akan berubah jika kita menghapus sebuah pengalaman dari ingatan kita?10. Apakah hukum yang lebih ketat mengarah pada dunia yang lebih damai atau lebih banyak kejahatan?Bisakah hukuman yang lebih keras menyelesaikan masalah kejahatan dan membuat hidup kita lebih aman? Atau apakah itu memiliki efek sebaliknya? Apakah hukuman yang lebih keras merupakan pencegah yang efektif untuk mencegah kejahatan? Beberapa penelitian menemukan bahwa hukuman yang keras justru meningkatkan angka residivisme penjahat. Dan apa dampak hukuman yang lebih keras terhadap populasi rata-rata? Apakah itu membuat Anda merasa lebih aman?Di sini Anda menemukan daftar pertanyaan, topik percakapan, dan permainan yang bagus untuk mencairkan suasana dan memulai percakapan 👉 Pembuka percakapan
BIMBINGAN KONSELING DALAM ISLAM Untuk Pilihan Judul Dan detail Harga PTK/BK Klik Disini PENDAHULUAN A. Latar belakang Islam merupakan sumber utama dalam membentuk pribadi seorang muslim yang baik. Dengan berlandasankan Al-Quran dam As-Sunnah, Islam mengarahkan dan membimbing manusia ke jalan yang diridhoi-Nya dengan membentuk kepribadian yang berakhlak karimah. Sebagaimana sabda Rosulullah SAW sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlak yang mulia. Nabi diutus oleh Allah untuk membimbing dan mengarahkan manusia kearah kebaikan yang hakiki dan juga sebagai figur konselor yang sangat mumpuni dalam memecahkan berbagai permasalahan yang berkaitan dnegan jiwa manusia agar manusia terhindar dari segala sifat-sifat yang negatif. Oleh karena itu, manusia diharapkan dapat saling memberikan bimbingan sesuai dengan kapasitasnya, sekaligus memberikan konseling agar tetap sabar dan tawakal dalam menghadapi perjalanan kehidupan yang sebenarnya. Dengan pendekatan Islami, maka pelaksanaan konseling akan mengarahkan klien kearah kebenaran dan juga dapat mebimbing dan mengarahkan hati, akal dan nafsu manusia untuk menuju kepribadian yang berkhlak karimah yang telah terkristalisasi oleh nilai-nilai ajaran Islam. Dan hal ini perlu diperhatikan oleh seorang guru untuk menunjang kesuksesan pendidikan Islam disekolah maupun madrasah dalam melaksanakan bimbingan dan konseling untuk mengentaskan berbagai permasalahan yang dihadapi oleh peserta didik serta mengarahkannya untuk membentuk insan kamil yang memiliki kepribadian berakhlak karimah. B. Rumusan masalah Berdasarkan latar belakang diatas maka rumusan masalah yang muncul antara lain 1. Apa Pengertian Bimbingan Konseling dalam Islam? 2. Apasajakah Tujuan Bimbingan Konseling dalam Islam? 3. Apasajakah Teori Bimbingan Konseling dalam Islam? 4. Bagaimana Teknik Bimbingan Konseling dalam Islam? 5. Bagaimana Urgensi Bimbingan Konseling dalam Pembelajaran Islam? BAB II PEMBAHASAN A. Pengertian Bimbingan Konseling dalam Islam Bimbingan berasal dari kata “guidance” yang berarti pimpinan, arahan, pedoman, dan petunjuk. Kata “guidance” berasal dari kata “to guide” yang berarti menuntun, mempedomani, menjadi petunjuk jalan, mengemudikan. Pengertian bimbingan secara luas ialah suatu proses pemberian bantuan secara terus menerus dan sistematis kepada individu dalam memecahkan masalah yang dihadapinya, agar tercapai kemampuan untuk memahami dirinya, menerima dirinya, merealisasikan dirinya sesuai dengan potensi dan kemampuannya dalam mencapai penyesuaian diri dengan lingkungan, baik keluarga, sekolah, maupun masyarakat. Sedangkan pengertian konseling secara etimologi adalah nasehat, anjuran dan ajaran. Dengan demikian konseling dapat diartikan sebagai pemberian nasehat, pemberian anjuran dan pembicaraan dengan bertukar pikiran[1]. Sedangkan secara terminologi pengertian konseling adalah sebagaimana berikut C. Patterson 1959 mengemukakan bahwa konseling ialah proses yang melibatkan hubungan antar pribadi antara seorang terapis dengan satu klien atau lebih, dimana terapis menggunakan metode-metode psikologis atas dasar pengetahuan sitematik tentang kepribadian manusia dalam upaya meningkatkan kesehatan mental klien. Edwin C. Elwis 1970 mengemukakan bahwa konseling adalah suatu proses dimana orang yang bermasalah dibantu secara pribadi untuk merasa dan berprilaku yang lebih memuaskan melalui interaksi dengan seseorang yang tidak terlibat konselor yang menyediakan informasi dan reaksi yang merangsang klien untuk mengembangkan prilaku yang memungkinkannya berhubungan secara efektif dengan dirinya dan lingkungannya. Menurut Williamson, konseling diartikan sebagai suatu proses personalisasi dan individualisasi untuk membantu seseorang dalam mempelajari mata pelajaran di sekolah. Ciri-ciri perilaku sebagai warga negara dan nilai-nilai pribadi dan sosial serta kebiasaan dan semua kebiasaan lainnya, mempelajari keterampilan skill, sikap dan kepercayaan yang dapat membantu dirinya selaku makhluk yang dapat menyesuaikan diri secara normal. Dari pengertian-pengertian diatas dapat ditarik garis besarnya, bahwa konseling adalah suatu aktifitas pemberian nasihat dengan atau berupa anjuran-anjuran dan saran-saran dalam bentuk pembicaraan yang komunikatif antara konselor dan klien dengan menggunakan metode-metode psikologis atas dasar pengetahuan sistematik tentang kepribadian manusia dalam upaya meningkatkan kesehatan mental klien. Bimbingan dan konseling saling berkaitan satu sama lain. Hal ini dikarenakan bimbingan dan konseling merupakan suatu kegiatan yang integral. Konseling merupakan salah satu tekhnik dan alat dalam pelayanan bimbingan. Dan pendapat lain yang mengatakan bahwa bimbingan memusatkan diri pada pencegahan munculnya masalah, sedangkan konseling memusatkan diri pada pencegahan masalah individu atau dapat dikatakan bahwa bimbingan bersifat preventif sedangkan konseling bersifat kuratif[2]. Sedangkan definisi bimbingan dan konseling dalam pendidikan Islam ialah suatu aktifitas memberikan bimbingan, pengajaran, dan pedoman kepada peserta didik yang dapat mengembangkan potensi akal pikiran, kejiwaan, keimanan dan keyakinannya serta dapat menanggulangi problematika dalam keluarga, sekolah dan masyarakat dengan baik dan benar secara mandiri berdasarkan Al-Qur'an dan Al-Hadis. Dengan menggunakan teknik-teknik tertentu baik yang bersifat lahir ataupun batin yang dilakukan oleh guru BK atau BP dalam lingkungan sekolah atau madrasah. B. Tujuan serta Fungsi Bimbingan Konseling dalam Islam Tujuan Bimbingan Konseling dalam Islam Secara garis besar tujuan bimbingan konseling islam dapat dirumuskan untuk membantu individu mewujudkan dirinya sebagai manusia seutuhnya agar mencapai kebahagiaan hidup di dunia dan di akhirat. Sedangkan tujuan dari bimbingan dan konseling dalam Islam yang lebih terperinci adalah sebagai berikut Untuk menghasilkan suatu perbuatan, perbaikan, kesehatan, dan kebersihan jiwa dan mental. Jiwa menjadi tenang, jinak dan damai, bersikap lapang dada dan mendapatkan pencerahan taufik dan hidayah Tuhannya. Untuk menghasilkan suatu perubahan, perbaikan dan kesopanan tingkah laku yang dapat memberikan manfaat baik pada diri sendiri, lingkungan keluarga, lingkungan kerja maupun lingkungan sosial dan alam sekitarnya. Untuk menghasilkan kecerdasan rasa emosi pada individu sehingga muncul dan berkembang rasa toleransi, kesetiakawanan, tolong-menolong dan rasa kasih sayang. Untuk menghasilkan kecerdasan spiritual pada diri individu sehingga muncul dan berkembang rasa keinginan untuk berbuat taat kepada Tuhannya, ketulusan mematuhi segala perintahNya serta ketabahan menerima ujianNya. Untuk menghasilkan potensi Ilahiyah, sehingga dengan potensi itu individu dapat melakukan tugasnya sebagai khalifah dengan baik dan benar; ia dapat dengan baik menanggulangi berbagai persoalan hidup; dan dapat memberikan kemanfaatan dan keselamatan bagi lingkungannya pada berbagai aspek kehidupan. Untuk mengembalikan pola pikir dan kebiasaan konseli yang sesuai dengan petunjuk ajaran islam bersumber pada Al-Quran dan paradigma kenabian. Fungsi Bimbingan Konseling dalam Islam Fungsi bimbingan dan konseling dapat digolongkan menjadi tiga fungsi yaitu Remedial atau Rehabilitatif Peranan remedial berfokus pada masalah Penyesuaian diri, Menyembuhkan masalah psikologis yang dihadapi dan Mengembalikan kesehatan mental dan mengatasi gangguan emosional. Fungsi Edukatif atau Pengembangan Fungsi ini berfokus kepada masalah Membantu meningkatkan keterampilan-keterampilan dalam kehidupan, Mengidentifikasi dan memecahkan masalah-masalah hidup, Membantu meningkatkan kemampuan menghadapi transisi dalam kehidupan, dan Untuk keperluan jangka pendek, konseling membantu individu-individu menjelaskan nilai-nilai, menjadi lebih tegas, mengendalikan kecemasan, meningkatkan keterampilan komunikasi antar pribadi, memutuskan arah hidup, menghadapi kesepian dan semacamnya. Fungsi Preventif dan Kuratif Pencegahan dan Penyembuhan Fungsi ini membantu individu agar dapat berupaya aktif untuk melakukan pencegahan sebelum mengalami masalah-masalah kejiwaan karena kurangnya perhatian, dan melakukan penyembuhan bila terjadi sakit kejiwaannya. Upaya preventif dan kuratif meliputi pengembangan strategi dan program yang dapat digunakan untuk mencoba mengatasi resiko-resiko hidup yang tidak perlu terjadi. Fungsi utama bimbingan dan konseling dalam Islam yang hubungannya dengan kejiwaan tidak dapat terpisahkan dengan masalah spiritual keyakinan. Islam memberikan bimbingan kepada manusia agar kembali kepada Al-Qur’an dan As-Sunnah. Fungsi bimbingan dan konseling di sini memberikan bimbingan kepada penyembuhan terhadap ganggauan mental berupa sikap dan cara berpikir yang salah dalam menghadapi problem individu setelah individu dapat kembali dalam kondisi yang bersih dan dapat membedakan mana yang baik dan buruk, mana yang bermanfaat dan tidak bermanfaat, mana yang baik bagi dirinya dan orang lain atau sebaliknya barulah dikembangkan ke arah pengembangan dan pendidikan bagi mereka. Fokus bimbingan dan konseling Islam selain memberikan perbaikan dan penyembuhan pada tahap mental, spiritual atau kejiwaan, dan emosional, kemudian melanjutkan materi bimbingan dan konseling kepada pendidikan dan pengembangan dengan menanamkan nilai-nilai dan wahyu sebagai pedoman hidup. C. Teori Bimbingan Konseling dalam Islam Yang dimaksud dengan teori-teori konseling dalam Islam adalah landasan yang benar dalam melaksanakan proses bimbingan dan konseling agar dapat berlangsung dengan baik dan menghasilkan perubahan-perubahan positif bagi klien mengenai cara dan paradigma berfikir, cara menggunakan potensi nurani, cara berperasaan, cara berkeyakinan dan cara bertingkah laku berdasarkan Al-Quran dan As-Sunnah. Teori-teori tersebut sebagaimana yang telah dipaparkan oleh Hamdani Bakran 2002 adalah sebagaimana berikut Teori Al-Hikmah Sebuah pedoman, penuntun dan pembimbing untuk memberi bantuan kepada individu yang sangat membutuhkan pertolongan dalam mendidik dan mengembangkan eksistensi dirinya hingga ia dapat menemukan jati diri dan citra dirinya serta dapat menyelesaikan atau mengatasi berbagai permasalahan hidup secara mandiri. Proses aplikasi konseling teori ini semata-mata dapat dilakukan oleh konselor dengan pertolongan Allah, baik secara langsung maupun melalui perantara, dimana ia hadir dalam jiwa konselor atas izin-Nya. Teori Al-Mauidhoh Hasanah Yaitu teori bimbingan atau konseling dengan cara mengambil pelajaran-pelajaran dari perjalanan kehidupan para Nabi dan Rasul. Bagaimana Allah membimbing dan mengarahkan cara berfikir, cara berperasaan, cara berperilaku serta menanggulangi berbagai problem kehidupan. Bagaimana cara mereka membangun ketaatan dan ketaqwaan kepada-Nya. Yang dimaksud dengan Al-Mau’izhoh Al-Hasanah ialah pelajaran yang baik dalam pandangan Allah dan Rasul-Nya, yaitu dapat membantu klien untuk menyelesaikan atau menanggulangi problem yang sedang dihadapinya. Teori Mujadalah Yang dimaksud teori Mujadalah ialah teori konseling yang terjadi dimana seorang klien sedang dalam kebimbangan. Teori ini biasa digunakan ketika seorang klien ingin mencari suatu kebenaran yang dapat menyakinkan dirinya, yang selama ini ia memiliki problem kesulitan mengambil suatu keputusan dari dua hal atau lebih; sedangkan ia berasumsi bahwa kedua atau lebih itu lebih baik dan benar untuk dirinya. Padahal dalam pandangan konselor hal itu dapat membahayakan perkembangan jiwa, akal pikiran, emosional, dan lingkungannya. Prinsip-prinsip dari teori ini adalah sebagai berikut Harus adanya kesabaran yang tinggi dari konselor Konselor harus menguasai akar permasalahan dan terapinya dengan baik Saling menghormati dan menghargai Bukan bertujuan menjatuhkan atau mengalahkan klien, tetapi membimbing klien dalam mencari kebenaran Rasa persaudaraan dan penuh kasih sayang Tutur kata dan bahasa yang mudah dipahami dan halus Tidak menyinggung perasaan klien Mengemukakan dalil-dalil Al-Qur’an dan As-Sunnah dengan tepat dan jelas Ketauladanan yang sejati. Artinya apa yang konselor lakukan dalam proses konseling benar-benar telah dipahami, diaplikasikan dan dialami konselor. Karena Allah sangat murka kepada orang yang tidak mengamalkan apa yang ia nasehatkan kepada orang lain. D. Teknik Bimbingan Konseling dalam Islam Konseling merupakan aktifitas untuk menciptakan perubahan-perubahan dan perbaikan-perbaikan. Untuk mencapai tujuan yang diharapkan, ada perlunya dalam pelaksanaan bimbingan dan konseling membutuhkan teknik-teknik yang memadai. Berikut ini adalah beberapa teknik konseling sebagaimana yang telah disampaikan oleh Hamdani Bakari 2002, yakni Teknik yang bersifat lahir Teknik yang bersifat lahir ini menggunakan alat yang dapat di lihat, di dengar atau dirasakan oleh klien anak didik yaitu dengan menggunakan tangan atau lisan antara lain Dengan menggunakan kekuatan, power dan otoritas Keinginan, kesungguhan dan usaha yang keras Sentuhan tangan terhadap klien yang mengalami stres dengan memijit di bagian kepala, leher dan pundak Nasehat, wejangan, himbauan dan ajakan yang baik dan benar. Maksudnya dalam konseling, konselor lebih banyak menggunakan lisan yang berupa pertanyaan yang harus dijawab oleh klien dengan baik, jujur dan benar. Agar konselor bisa mendapatkan jawaban dan pernyataan yang jujur dan terbuka dari klien, maka kalimat yang dilontarkan konselor harus mudah dipahami, sopan dan tidak menyinggung perasaan atau melukai hati klien. Demikian pula ketika memberikan nasehat hendaklah dilakukan denagn kalimat yang indah, bersahabat, menenangkan dan menyenangkan. Menbacakan do'a atau berdo'a dengan menggunakan lisan Sesuatu yang dekat dengan lisan yakni dengan air liur hembusan tiupan Teknik yang Bersifat Batin Yaitu teknik yng hanya dilakukan dalam hati dengan do'a dan harapan namun tidak usaha dan upaya yang keras secara konkrit, seperti dengan menggunakan potensi tangan dan lisan. Oleh karena itulah Rosululloh bersabda "bahwa melakukan perbuatan dan perubahan dalam hati saja merupakan selemah-lemahnya iman". Teknik konseling yang ideal adalah dengan kekuatan, keinginan dan usaha yang keras dan sungguh-sungguh dan diwujudkan dengan nyata melalui perbuatan, baik dengan tangan, maupun sikap yang lain. Tujuan utamanya adalah membimbing dan mengantarkan individu anak didik kepada perbaikan dan perkembangan eksistensi diri dan kehidupannya baik dengan Tuhannya, diri sendiri, lingkungan keluarga, lingkungan pendidikan dan lingkungan masyarakat. E. Urgensi Bimbingan Konseling dalam Pembelajaran Islam Dasar pemikiran penyelenggaraan bimbingan dan konseling disekolah atau madrasah, bukan terletak pada ada atau tidak adanya landasan hukum perundang undangan atau ketentuan dari atas, namun yang lebih penting adalah upaya memfasilitasi peserta didik agar mampu mengembangkan potensi dirinya atau mencapai tugas-tugas perkembangannya menyangkut aspek fisik, emosi, intelektual, social, dan moral-spiritual. Sebagai seorang individu yang berada dalam proses berkembang atau menjadi on becaming, yaitu berkembang ke arah kematangan atau kemandirian. Untuk mencapai kematangan dan kemandirian tersebut, siswa memerlukan bimbingan karena mereka masih kurang memiliki pemahaman atau wawasan tentang dirinya dan lingkungannya, juga pengalaman dalam menentukan arah kehidupannya serta proses perkembangan itu tidak selalu berjalan dalam arus linier, lurus, atau searah dengan potensi, harapan dan nilai-nilai yang dianut. Perkembangan siswa tidak lepas dari pengaruh lingkungan, baik fisik, psikis, maupun social. Sifat yang melekat pada lingkungan adalah perubahan. Perubahan yang terjadi dalam lingkungan dapat mempengaruhi gaya hidup warga masyarakat. Apabila perubahan ang terjadi itu sulit diprediksi, atau diluar jangkauan kemampuan, maka akan melahirkan kesenjangan perkembangan perilaku konseli,seperti terjadinya stagnasi perkembangan, masalah-masalah pribadi atau penyimpangan perilaku. Iklim lingkungan kehidupan yang kurang sehat, seperti maraknya tayangan televisi dan media-media lain, ketidakharmonisan dalam kehidupan keluarga, dan dekandensi moral orang dewasa ini mempengaruhi perilaku atau gaya hidup siswa yang cenderung menyimpang dari kaidah-kaidah moral, seperti pelanggaran tata tertib, pergaulan bebas, tawuran, dan kriminalitas. Upaya menangkal dan mencegah perilaku-perilaku yang tidak diharapkan seperti yang disebutkan, adalah mengembangkan potensi siswa dan memfasilitasi mereka secara sistematik dan terprogram untuk mencapai standar kompetensi kemandirian. Dengan demikian, pendidikan yang bermutu efektif dan ideal adalah pendidikan yang tidak mengesampingkan bimbingan dan konseling. Pendidikan yang mengabaikan bimbingan dan konseling, hanya akan menghasilkan siswa yang pintar dan terampil dalam aspek akademik, tetapi kurang memiliki kemampuan atau kematangan dalam aspek kepribadian. Untuk mencapai tujuan pendidikan yang dicita-citakan itu bimbingan konseling disekolah di orientasikan kepada upaya memfasilitasi perkembangan potensi siswa, yang meliputi aspek pribadi, belajar dan karir, atau terkait dengan perkembangan siswa sebagai makhluk yang berdimensi biopsikososiospiritual biologis, psikis, sosial dan spiritual[3]. BAB III PENUTUP Kesimpulan Bimbingan dan konseling dalam pendidikan Islam ialah suatu aktifitas memberikan bimbingan, pengajaran, dan pedoman kepada peserta didik yang dapat mengembangkan potensi akal pikiran, kejiwaan, keimanan dan keyakinannya serta dapat menanggulangi problematika dalam keluarga, sekolah dan masyarakat dengan baik dan benar secara mandiri berdasarkan Al-Qur'an dan Al-Hadis. Secara garis besar tujuan bimbingan konseling islam dapat dirumuskan untuk membantu individu mewujudkan dirinya sebagai manusia seutuhnya agar mencapai kebahagiaan hidup di dunia dan di akhirat. Landasan yang benar dalam melaksanakan proses bimbingan dan konseling agar dapat berlangsung dengan baik dan menghasilkan perubahan-perubahan positif bagi klien mengenai cara dan paradigma berfikir, cara menggunakan potensi nurani, cara berperasaan, cara berkeyakinan dan cara bertingkah laku berdasarkan Al-Quran dan As-Sunnah. Cara yang digunakan antara lain dengan teori Al- hikmah, Al-Mauidhoh Hasanah , dan Al- Mujadalah. Konseling merupakan aktifitas untuk menciptakan perubahan-perubahan dan perbaikan-perbaikan. Untuk mencapai tujuan yang diharapkan, ada perlunya dalam pelaksanaan bimbingan dan konseling membutuhkan teknik-teknik yang memadai. Yaitu teknik lahir dan teknik batin. Dalam penerapannya dalam dunia pendidikan, sebagai upaya menangkal dan mencegah perilaku-perilaku menyimpang dari siswa adalah mengembangkan potensi siswa dan memfasilitasi mereka secara sistematik dan terprogram untuk mencapai standar kompetensi kemandirian. Dengan demikian, pendidikan yang bermutu efektif dan ideal adalah pendidikan yang tidak mengesampingkan bimbingan dan konseling. Karena Pendidikan yang mengabaikan bimbingan dan konseling, hanya akan menghasilkan siswa yang pintar dan terampil dalam aspek akademik, tetapi kurang memiliki kemampuan atau kematangan dalam aspek kepribadian. DAFTAR PUSTAKA Bakari, Hamdani. 2002. Konseling dan Psikoterapi Islam. Fajar Pustaka. Yogyakarta Ahmad Mubarok, Al-Irsyad an Nafsy, Konseling Agama Teori dan Kasus Yogyakarta Fajar Pustaka Baru, 2002 Farid Hariyanto, Makalah dalam Seminar Bimbingan dan Konseling Agama Jakarta 2007 Aunur Rahim Faqih, Bimbingan dan Konseling dalam Islam, UII press. Jakarta 2001 Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidikan dan Tenaga Kependidikan depaartemen Pendidikan Nasional, Rambu-rambu Penyelenggaraan Bimbingan dan Konseling dalam Jalur Pendidikan Formal. Jakarta 2007
Pendahuluan Pada dasarnya setiap manusia cenderung untuk mengembangkan dirinya sendiri menjadi lebih baik, lebih matang dan lebih mantap. Namun kecenderungan seseorang untuk menimbulkan kemampuannya tidak terwujud begitu saja, tanpa ada upaya untuk pengembangan kepribadian yang dimilikinya, karena setiap manusia memiliki kemampuan dan keunikan tersendiri. Sejauh mana kepribadian terwujud sangat ditentukan oleh seberapa jauh lingkungan mendorong untuk perkembangan terhadap konsep diri seseorang dan seberapa jauh seseorang tersebut merasa dirinya perlu belajar agar lebih baik lagi. Untuk itu penting diketahui apakah perkembangan pribadi seseorang sudah mencapai tingkat optimal atau kematangan. Hal ini dapat diketahui dengan cara mengenal dirinya. Mengenal diri sendiri berarti memperoleh pengetahuan tentang totalitas diri yang tepat, yaitu menyadari kelebihan/keunggulan yang dimiliki maupun kekurangan/ kelemahan yang ada pada diri sendiri. Dengan mengenal diri sendiri secara tepat akan diketahui konsep diri yang tepat pula, dengan berupaya mengembangkan yang positif dan mengatasi/ menghilangkan yang negatif. Pengertian Menurut John Robert Powers 1977, konsep diri adalah "kesadaran dan pemahaman terhadap dirinya sendiri yang meliputi ; siapa aku, apa kemampuanku, apa kekuranganku, apa kelebihanku, apa perananku, dan apa keinginanku' Konsep diri menjadi dasar perilaku hidup sehari-hari yang disadari. Discover the world's research25+ million members160+ million publication billion citationsJoin for free [Type text] Page 1 KONSEP PENGENALAN DIRI Oleh ELIHAMI, Pada dasarnya setiap manusia cenderung untuk mengembangkan dirinya sendiri menjadi lebih baik, lebih matang dan lebih mantap. Namun kecenderungan seseorang untuk menimbulkan kemampuannya tidak terwujud begitu saja, tanpa ada upaya untuk pengembangan kepribadian yang dimilikinya, karena setiap manusia memiliki kemampuan dan keunikan tersendiri. Sejauh mana kepribadian terwujud sangat ditentukan oleh seberapa jauh lingkungan mendorong untuk perkembangan terhadap konsep diri seseorang dan seberapa jauh seseorang tersebut merasa dirinya perlu belajar agar lebih baik lagi. Untuk itu penting diketahui apakah perkembangan pribadi seseorang sudah mencapai tingkat optimal atau kematangan. Hal ini dapat diketahui dengan cara mengenal dirinya. Mengenal diri sendiri berarti memperoleh pengetahuan tentang totalitas diri yang tepat, yaitu menyadari kelebihan/keunggulan yang dimiliki maupun kekurangan/ kelemahan yang ada pada diri sendiri. Dengan mengenal diri sendiri secara tepat akan diketahui konsep diri yang tepat pula, dengan berupaya mengembangkan yang positif dan mengatasi/ menghilangkan yang negatif. Pengertian Menurut John Robert Powers 1977, konsep diri adalah „kesadaran dan pemahaman terhadap dirinya sendiri yang meliputi ; siapa aku, apa kemampuanku, apa kekuranganku, apa kelebihanku, apa perananku, dan apa keinginanku’ Konsep diri menjadi dasar perilaku hidup sehari-hari yang disadari. Disampaikan pada tanggal 20 September 2017 di Aula STKIP Muhammadiyah Enrekang [Type text] Page 2 Kesadaran dan pemahaman akan dirinya semakin mencerminkan prinsip hidup dan kehidupannya. Tujuan Dengan adanya pemahaman terhadap konsep diri, diharapkan a. Tumbuhnya kesadaran seseorang untuk memahami dan mengenali dirinya serta mampu mengembangkan kemampuannya. b. Terbentuknya sikap dan perilaku percaya diri serta prinsip hidup menuju kehidupan yang sejahtera. Sikap dan perilaku percaya diri adalah kemampuan mengekspresikan diri atau mengemukakan hak-hak pribadi serta mempertahankannya tanpa melanggar hak orang lain Mengapa Konsep Diri Diperlukan Setiap orang perlu mengetahui dan memahami dirinya serta mampu menumbuhkan dan mengembangkan kemampuannya. Setelah seseorang mengetahui dirinya, maka terbentuklah sikap dan perilaku dalam menentukan arah dan prinsip hidup yang diinginkan. Seseorang yang mempunyai konsep diri, dapat menilai dirinya dalam menjalankan peranan hidup berkeluarga atau dalam masyarakat tanpa merasa lebih atau kurang terhadap kemampuan dan bersikap kepada orang lain. Perilaku seseorang dalam kehidupan bermasyarakat merupakan faktor yang menentukan, dengan demikian „konsep diri‟ seseorang bukan suatu yang langsung jadi, melainkan diperoleh dan dibentuk melalui pendidikan, pengalaman serta pengaruh lingkungan. Proses Pembentukan Konsep Diri  Ketika lahir seseorang belum memiliki konsep diri, namun konsep diri mulai berkembang sejak lahir dengan melalui proses penginderaan sensation [Type text] Page 3 dan perasaan feelings yang datang dari dalam diri atau dari lingkungan. Pengalaman dini terhadap rasa senang, sakit, disenangi, atau ditolak membentuk konsep dasar bagi perkembangan konsep diri dimasa yang akan datang.  Pengetahuan, harapan, dan penilaian yang membentuk konsep diri terutama hasil interaksi dengan orang lain. Orang tua merupakan figur yang paling berperan dalam pembentukan konsep diri seseorang. Adapun teman sebaya merupakan figur kedua  setelah orangtua yang mempengaruhi terhadap konsep diri dan masyarakat yang juga berperan dalam pembentukan konsep diri.  Faktor yang penting dalam pembentukan konsep diri adalah melalui belajar. Karena konsep diri merupakan produk belajar, permasalahan yang timbul selama proses belajar dapat mengganggu perkembangan konsep diri. Permasalahan umum yang muncul yaitu, mendapat umpan balik yang tidak tepat dan umpan balik yang tidak konsisten. Konsep diri mencakup 3 aspek, yaitu 1 pengetahuan, 2 harapan diri, 3 penilaian diri. Pengetahuan Adalah apa yang kita ketahui tentang diri kita, mencakup - Identitas formal - Kualitas pribadi - Merupakan perbandingan antara kita dengan orang lain - Ekspresi verbalnya „saya adalah …………….. „ [Type text] Page 4 Harapan - Merupakan idealisme mengenai diri seseorang - Karakteristik pribadi - Merupakan tujuan dari proses pembentukan jati diri seseorang - Ekspresi verbalnya „saya seharusnya dapat menjadi …………..‟. Penilaian diri Merupakan proses perbandingan atau pengukuran antara „saya saat ini’ dengan harapan tentang „diri saya yang akan datang „. Hasil perbandingan ini menjadi gambaran atas penghargaan diri sendiri - Semakin besar perbedaan antara „saya saat ini’ dengan „saya seharusnya menjadi apa‟, berarti semakin rendah penghargaan terhadap dirinya. - Semakin seseorang merasa dapat mencapai standar atau harapan-harapannya, ia akan merasa nyaman dan menyukai dirinya, maka semakin tinggi penghargaan terhadap diri sendiri. Konsep Diri Negatif Dan Positif Pandangan seseorang terhadap dirinya sendiri bisa berada diantara 2 titik, yaitu ; konsep diri negatif sampai konsep diri positif. Dengan mengetahui posisinya, seseorang dapat menilai konsep dirinya mengarah kemana. Konsep diri - Konsep diri + Konsep diri negatif Seseorang dikatakan memiliki konsep diri negatif, apabila a Tidak memiliki pengetahuan yang menyeluruh tentang dirinya, ia kurang memahami siapa dirinya, apa kelebihan dan kelemahan yang dimilikinya. [Type text] Page 5 b Memiliki pandangan tentang dirinya yang terlalu kaku tidak dapat berubah atau terlalu tinggi/berlebihan. Menolak informasi yang baru terutama yang negatif tentang dirinya, sehingga orang tersebut sulit untuk mengubah konsep diri yang sudah dianggap „betul‟. c Lebih banyak melihat aspek-aspek kekurangan/kelemahannya dalam dirinya daripada aspek-aspek kelebihan/kekuatan yang ia miliki. Konsep diri negatif dapat menimbulkan penilaian diri yang negatif pula, dimana seseorang merasa sebagai pribadi yang „baik‟. Dengan demikian ciri konsep diri negatif adalah kurang pengetahuan tentang diri sendiri, harapan-harapan yang tidak realistik dan terlalu tinggi, dan rendahnya penghargaan terhadap diri sendiri. Konsep diri positif Seseorang dapat dikatakan mempunyai konsep diri positif apabila a Memiliki pengetahuan menyeluruh mengenai dirinya, mencakup kelebihan dan kelemahan dirinya b Menerima diri apa adanya, apabila ia mempunyai kelebihan ia tidak sombong dan apabila ia mempunyai kelemahan tidak kecewa c Memiliki kesadaran yang besar untuk mengubah atau mengurangi aspek dari dirinya yang dianggap merugikan. Ciri konsep diri positif adalah memiliki pengetahuan yang cukup luas tentang dirinya, mempunyai harapan yang realistik dan self esteem yang tinggi atau penghargaan diri yang sehat. [Type text] Page 6 Perubahan Konsep Diri dan Penerapannya Dalam Kehidupan Sehari-hari Perubahan konsep diri Seperti telah diuraikan di atas, konsep diri merupakan informasi tentang diri seseorang, dan lebih bersifat subyektif. Dalam konsep diri memuat perkiraan mengenai apa yang akan terjadi dimasa mendatang, dan berusaha untuk bisa mewujudkannya. Perkiraan tersebut sebenarnya bisa negatif atau kurang tepat, dan seseorang dapat mengubahnya sehingga menghasilkan konsep diri yang baru dan menyenangkan. Tahapan untuk mengubah konsep diri sebagai berikut 1. Tetapkan perubahan yang akan dicapai 2. Dapatkan umpan balik dari orang lain 3. Perbaiki cara pandang terhadap diri sendiri 4. Perbaiki cara berbicara terhadap diri sendiri Penerapan konsep diri dalam kehidupan sehari-hari Dalam bermasyarakat kita menghadapi berbagai sikap dan perilaku yang berbeda-beda. Penerapan konsep diri tergantung kepada dirinya sendiri, antara lain 1 Dapat menyadari kelemahan dan kekurangannya 2 Pandai mengendalikan diri 3 Tenggang rasa 4 Berusaha jujur terhadap diri sendiri serta menyadari peranannya Contoh a. Mengambil keputusan tanpa mempelajari dan mempertimbangkan kenyataan yang sesungguhnya akan berakibat keputusan yang diambil kurang tepat. Dengan kata lain orang yang mempunyai konsep diri positif akan mengambil keputusan tanpa emosional. [Type text] Page 7 b. Orang yang mempunyai sifat „mau menang sendiri‟ egois tidak mau merubah diri untuk tidak egois. Orang tersebut tidak mampu merubah dirinya atau merubah konsep dirinya yang negatif. Jadi konsep diri terbentuk melalui proses dimana seseorang telah dapat menemukan jati diri, mengetahui kekuatan dan kelemahan dirinya. Kemudian mampu menerima dirinya sebagai suatu kenyataan. Dengan kesadaran dan penerimaan ini seseorang mampu memperbaiki kekurangan sehingga mempunyai konsep diri yang positif. Untuk mendukung konsep diri tersebut, seseorang perlu memiliki sikap percaya diri. Sikap percaya diri merupakan sikap seseorang yang memiliki keyakinan teguh akan tindakannya, mampu menyatakan perasaan dan pendapatnya tanpa menyakiti perasaan diri sendiri dan perasaan orang lain. Seseorang yang bersikap percaya diri mengakui dua hal, yaitu ; 1 dirinya mempunyai hak dan perasaan, 2 orang lain juga mempunyai hak dan perasaan. Menyadari kedua hal tersebut, seseorang tidak boleh menyakiti perasaan orang lain atau melanggar hak orang lain. Sifat percaya diri mudah dikatakan namun sulit dilaksanakan karena umumnya individu kurang yakin pada dirinya masing-masing. Sikap tersebut sudah berakar sehingga membutuhkan waktu dan tekad untuk merubahnya. Kita harus berani menyatakan perasaan dan pendapat sepanjang tidak menyakiti orang lain. Pendapat mungkin salah, namun lebih baik dikemukakan untuk kemudian dibicarakan dan diperbaiki. Seseorang yang memiliki percaya diri lebih baik bertindak meskipun kemungkinan salah yang kemudian diselesaikan, daripada diam menerimanya dengan bersungut-sungut di belakang ngomel. [Type text] Page 8 Rangkuman  Konsep diri seseorang adalah jawaban terhadap “siapa saja” bagaimana seseorang melihat dirinya. Dengan demikian konsep diri merupakan titik pusat kesadaran perilaku seseorang.  Konsep diri merupakan dasar dari seseorang untuk menilai pengalaman diri sendiri serta dasar untuk memperbaiki kekurangan dalam mencapai tujuan yang diharapkan.  Konsep diri adalah seluruh persepsi tentang “aku” yang berhubungan dengan perasaaan, keyakinan, nilai-nilai, kekurangan, kelebihan serta kemampuannya.  Konsep diri adalah sesuatu yang dinamis terus berkembang dan merupakan kumpulan dari berbagai sikap seseorang yang positif. Seseorang yang memiliki konsep diri mempunyai identitas diri yang jelas. Dengan melatih diri, seseorang akan mencapai tingkat kemantapan dalam menentukan peran, dan dapat mengambil keputusan yang selaras, serasi dan seimbang dengan keadaan, serta dapat mengembangkan konsep diri. EVALUASI 1. Apa pengertian pengenalan diri atau konsep diri ? Jelaskan tujuan konsep diri ! 2. Mengapa konsep diri diperlukan ? 3. Sebutkan perbedaan konsep diri positif dan konsep diri negatif 4. Bagaimana proses pembentukan konsep diri ? Bagaimana perubahan konsep diri 5. Bagaimana penerapan konsep diri dalam kehidupan sehari-hari ? [Type text] Page 9 REFERENSI 1. Conny Semiawan, 1987, Konsep Diri Wanita sebagai Pimpinan dalam peranan Manajemen, Jakarta. 2. John Robert Powers, 1977, Pelatihan Program Pengembangan Pribadi, Departemen Kesehatan RI, Jakarta. 3. Kantor Menteri Negara UPW, 1993, Modul Latihan Manajemen dan Kepemimpinan Wanita-Unit I, Jakarta. ... Positive self-concept would have an impact on patients who had good knowledge of themselves, realistic expectations, and healthy self-esteem. Where as negative self-concept happened to patients who were lack of knowledge of themselves, unrealistic expectations, and low self-esteem Elihami, 2018. ...Background The process of grieving and depression can affect the treatment process and the condition of patients with coronary heart disease. The process experienced by the patient can be uncomplicated grief, complicated grief and depression. It is important to distinguish between uncomplicated grief, complicated grief and depression in response to normal and healthy loss and with response to the stresses of personal disorders that require more intensive intervention. The nurse is responsible for helping the patient go through the grieving process so as to prevent the adverse effects on the patient, so that the grieving and depression process are needed to determine the problems and to plan the nursing This study aimed to identify the process of grieving and depression in patients with coronary heart disease in the Intensive Room of Hospital Dr. Hasan Sadikin This research method was quantitative descriptive. The study population of patients with coronary heart disease was an average of 37 people per month. Consecutive Sampling technique was carried out for one month with 34 respondents. Data collection technique used in this sresearch was the Grief / Depression Assessment Inventory questionnaire that had been tested for validity with the face validity and content validity. The collected data were analyzed by analytic descriptive method using frequency The results showed that from 34 respondents, most of them had complicated grief while few of them had uncomplicated grief. The highest response to grieving and depression was in the domain of attitude, thought, feeling, and Based on the results of the study, most patients with coronary heart experienced complicated grief. Therefore it was important for nurses to facilitate patients to be able to consult with treating doctors, psychologists, religious leaders or Coronary Heart Disease, Depression, Grieving Ghozali Rusyid AffandiAlhamdulillahirobbil’aalamiin. Segala Puja dan Puji hanya untuk Alloh SWT Yang Maha Esa penggenggam seluruh Ilmu Pengetahuan. Hanya dengan karunianyalah Modul Pengembangan Life Skill dan Konselor Sebaya ini hadir. Shalawat serta salam kita haturkan kepada junjungan Nabi Besar Muhammad SAW. Modul ini disusun guna menjawab salah satu persolan yang dihadapi oleh Pengelola Panti Asuhan, terutama berkenaan dengan kemampuan life skill Anak Panti Asuhan serta penanganan yang tepat dalam menangani setiap persolan yang dihapai oleh pengurus panti dalam mengelola anak-anak yang tinggal disana. Sehingga buku ini hadir sebagai pedoman dalam pengabdian kepada masyarakat pada anak-anak Panti Asuhan Yatim Aisyiyah Balongbendo. Modul ini tersusun tahap demi tahap dalam setiap kegiatannya disertai dengan praktek agar materi yang disampaikan dapat diaplikasikan secara nyata oleh anak-anak panti asuhan. Kami ucapkan terima kasih sedalam-dalamnya kepada semua pihak yang turut memberikan dukungan sehingga penyusunan modul sebagai pedoman pengabdian kepada masyarakat dapat terwujud, khususnya kepada 1. Jajaran Rektorat Universitas Muhammadiyah Sidoarjo 2. Direktur, Kasie serta staff Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UMSIDA. 3. Dekan, Kapordi serta staff Prodi Psikologi Fakultas Psikologi dan Ilmu Pendidikan UMSIDA. 4. Majelis Kesejahteraan Sosial PWA Jatim dan PDA Sidoarjo. 5. Kepala Panti Asuhan Yatim Aisyiyah Balongendo beserta jajarannya dan juga kepada Anak-anak Panti. 6. Rekan dosen seprofesi yang turut berperan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat serta mahasiswa yang membatu terselenggaranya PKM dan penulisan Modul ini. Modul ini adalah langkah awal kami untuk memberikan sumbangsih keilmuan kepada masyarakat, tentunya masih banyak kekuarangan dan kelamahan. Oleh sebab itu, saran dan kritik yang membangun sangat kami harapkan guna menjadikan modul ini menjadi lebih baik Diri Wanita sebagai Pimpinan dalam peranan ManajemenConny SemiawanConny Semiawan, 1987, Konsep Diri Wanita sebagai Pimpinan dalam peranan Manajemen, Jakarta.
PEMAHAMAN DIRI A. Arti Pemahaman Diri Pemahaman diri merupakan suatu bentuk upaya pencitraan diri seseorang tentang bagaimana individu tersebut memahami akan kekurangan dan kelebihannya. Maka individu tersebut akan membentuk rasa percaya diri yang timbul dari pemahaman dirinya. Karena, orang dengan percaya diri batin juga sangat sadar diri. Mereka tidak terus menerus merenungi diri sendiri, tetapi secara teratur mereka memikirkan perasaan, pikiran dan perilaku mereka, dan mereka selalu ingin tahu bgaimana pendapat orang lain tentang diri mereka. Kalau seseorang memiliki pemahaman diri yang baik, mereka akan • Mengenal kelemahan dan keterbatasan mereka dan karena itu kecil kemungkinan mereka membiarkan diri mengalami kegagalan berulang kali. • Tumbuh dengan kesadaran yang mantap tentang identitas mereka sendiri dan karena itu mereka jauh lebih mampu dan puas menjadi seorang pribadi’ dan tidak mengikuti begitu saja khalayak ramai’. • Cenderung mempunyai teman-teman yang tepat’ karena mereka tahu apa yang mereka inginkan dari persahabatn itu. • Terbuka untuk menerima umpan balik dari orang lain dan tidak selalu melonjak untuk membela diri, begitu dikritik orang. • Mau dan sedia mendapat bantuan dan pelajaran karena mereka bukan orang yang serba tahu’. Apabila kita sudah memahami tentang dirinya maka akan timbul citra diri. Maksudnya adalah jika kita memiliki citra diri positif, maka kita akan mengalami berbagai macam hal positif sesuai dengan apa yang kita pikirkan. Banyak ahli percaya bahwa orang yang memiliki citra positif adalah orang yang beruntung. B. Siapakah Aku Ini? Jika kamu ditanya, siapakah kamu?, tentu akan beraneka jawaban dari setiap orang. Untuk membantu menjawab pertanyaan itu sedikitnya ada dua sudut pandang yang dapat dijadikan landasan. Dari sudut pandang spiritual setidaknya jawaban yang mungkin adalah sebagai berikut. 1 Aku adalah makhluk ciptaan Tuhan yang disebut manusia. 2 Aku diciptakan Tuhan sebagai tanda terbesar atas kuasa-Nya di muka bumi. 3 Aku adalah manusia yang diberi tanggung jawab oleh Tuhan untuk menjaga, mengelola dunia sehingga berkembang dan berarti bagi kehidupan seluruh makhluk ciptaan-Nya. 4 Berdasarkan agamamu masing-masing mungkin bisa diberikan jawaban lain. Dari sudut psikologi humanistik Abraham Maslow, “Aku’’adalah manusia yang memiliki kebutuhan-kebutuhan yang secara bertingkat perlu dipenuhi kebutuhan sehari-hari. Kebutuhan-kebutuhan tersebut dari tingkat yang paling dasar sampai yang paling tinggi adalah a. Kebutuhan fisiologis, seperti makanan, minuman, dan seksualitas. b. Kebutuhan akan rasa aman, seperti rasa tentram dan terhindar dari bahaya. c. Kebutuhan untuk dicintai dan mencintai, seperti bergabung bersama orang lain, menjadi anggota atau diterima dalam suatu kelompok, menjalin relasi secara pribadi yang nyaman antarmanusia. d. Kebutuhan mengaktualisasi diri, seperti meralisasikan dan menunjukan bakat atau kemampuan. Apabila kebutuhan-kebutuhan minimal seseorang tidak dapat dipenuhi, orang itu daat mengalami gangguan keseimbangan psikologis. Gangguan ini bisa berbentuk rasa kesal, perenggang hubungan sosial, putus asa dan frustasi dengan gejala seperti seringmarah-marah, penarikan diri dari pergaulanserba salah dan takut, sikap pasrah yang konyol, tidak tahu arah hidup, hidup seperti tanpa arti,atau sikap apatis atas kehidupannya. C. Untuk Apa Aku Lahir dan Hidup? Memahami diri rupanya tidak cukup hanya dapat menjawab pertanyaan “siapa saya” saja. Pertanyaan itu perlu diteruskan lagi, hingga “untuk apa aku lahir dan hidup”. Mungkin dibenakmu pertanyaan seperti itu pernah terbetik. Jawabannya sebenarnya bisa bermacam-macam, tergantung pada pandangan hidup seseorang. Sebagai langkah awal untuk menjawab pertanyaan itu kiranya kita perlu memahami berbagai hal prinsip yang bisa dipahami dan dikembangkan terus-menerus dalam kehidupan. a. Hidup itu adalah suatu priode yang memiliki batas waktu tertentu yang diberikan oleh Tuhan bagi manusia. b. Hidup adalah suatu proses “menjadi” yaitu menjadi manusia yang berarti dan berguna bagi hidup itu sendiri dan berguna bagi dunia. c. Waktu tak akan terulang lagi. Menunda-nunda waktu dengan alasan masih banyak waktu adalah tidak beralasan. d. Rentang waktu seharusnya tidak seharusnya diisi dengan cara seadanya. Manusia harus merencanakan dan mengisi kesempatan hidupnya dengan cara efektif dan produktif. e. Hari ini adalah hari pertama dari sisa hidupmu. Tidak ada yang memastikan kapan seseorang akan dilahirkan, sebagaimana juga tidak bisa dipastikan kapan kita akan meninggalkan dunia. f. Tak selamanya manusia tergantung pada orang lain, oran tua. Karena itu kamu harus sudah memulai cita-cita. Kamu harus memulai sesuatu dengan berani mengatakan, “Aku sudah memulai” Kamu hendaknya menyadari sedang berada dimana dan hidup pada masa yang seperti apa. Hal ini penting dipahami agar kamu tidak mudah terkejut akan cepatnya perubahan zaman. Penyesuaian diri atas posisi kita dalam rentang waktu kehidupan akan membuat kita bijaksana dan tepat dalam bersikap. D. Menjadi Apakah Aku Nanti? Bagian ini berkaitan dengan cita-cita,harapan akan masa depan. Kamu hendaknya memiliki cita-cita yang realistis agar tercapai dikemudian hari. Cita-cita tidak bisa dicapai begitu saja tanpa usaha yang banyak pandangan yang dapat dijadikan landasan untuk mencapai cita-cita. Kita bisa menyederhanakannya sebagai berikut. a. Menunda waktu akan membuat cita-cita menjauh. Hidup penuh dengan kompetensi. Untuk bisa diterima sebagai siswidisekolahan ini kamu perlu menyisikan banyak saingan. Begitu pula untuk masuk dunia kerja, kamu harus mampu lulus seleksi. Menunda waktu membuat kamu ketertinggalan oleh orang lain. b. Orang harus berani berubah dan berkembang. Perubahan perlu didukung oleh semangat juang dan kerendahan hati. c. Jadikanlah pemain, bukan penonton. Apakah kamu hanya ingin menjadi penonton keberhasilan orang lain? Tentukanlah segera, bahwa kamu ingin menjadi pemain apa cita-cita dan bermain dilapangan yang mana profesi/pekerjaan. Untuk itu, berusahalah dengan daya juang yang tangguh, bermain dengan adil menjauhi kecurangan. Setiap tujuan baik harus ditempuh dengan cara yang baik pula. d. Jangan memandang ke depan dengan keputusan yang besar dan muluk-muluk,sehingga lupa pada hal-hal kecil dan sepele. Hidup selalu dibangun dengan hal-hal kecil, pengalama-pengalaman sehari-hari, tugas-tugas rutin. Semua hal di masa depan cita-cita, harapan masa depan akan berhasil jika kamu tidak melupakan hal-hal yang kecil. Hal-hal seperti tata krama dalam pergaulan, tegur sapa, tolong menolong, perhatian, etika, pergaulan, melaksanakan tugas-tugas rutin dirumah. Tetapi, sebenarnya semua hal-hal kecil inilah yang membangun masa depanmu. Jelaskan bahwa cita-cita perlu dicapai dengan usaha prinsip diatas kiranya dapat memotivasimu untuk tidak ragu-ragu berusaha meraih cita-cita “ingin menjadi apakah aku nanti?” Jawabannya harus dimulai dengan memahami dirimu sendiri, dan menggunakan potensi dirimu untuk mencapai cita-cita dengan sebaik-baiknya.
untuk apa aku lahir dan hidup materi bk