Ambon, Tribun-Maluku.com : Salah satu upaya yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara untuk mengangkat sektor pariwisata sebagai salah satu destinasi wisata di Wilayah Timur Indonesia yakni dengan dilakukannya Festival Pesona Meti Kei yang akan digelar bulan Oktober mendatang. "Festival Pesona Meti Kei yang digelar Oktober nanti, adalah upaya untuk mempromosikan Maluku Tenggara
Suku Kei adalah suku bangsa di Indonesia yang mendiami Kepulauan Kei di Provinsi Maluku. Masyarakat suku Kei bertutur menggunakan bahasa Kei yang berfungsi sebagai basantara bagi masyarakat di Kepulauan Kei. Populasi suku Kei berjumlah sekitar 180.000 orang. [1]
Festival Pesona Meti Kei (FPMK) 2017 resmi digelar di Maluku Tenggara yang menghadirkan seni budaya Kei. 2017 resmi digelar di Maluku Tenggara yang menghadirkan seni budaya Kei. BREAKING NEWS. Profil dan Prestasi Syabda Perkasa Belawa,
Kepulauan Kei dianugerahi terumbu karang yang produktif dan berlimpah, dikelilingi laut yang dalam. Seperti kebanyakan masyarakat Maluku, mata pencaharian orang Kei merupakan suatu kombinasi dari kegiatan bercocok-tanam, berburu, dan menangkap ikan di perairan sekitar pantai.
Gua Hawang di Maluku merupakan salah satu destinasi wisata mengagumkan yang terletak di Pulau Kei Kecil, tepatnya di Desa Letvuan, sekitar 15 kilometer dari Tual, ibu kota Maluku Tenggara. Gua ini dikenal sebagai destinasi wisata yang cukup tersembunyi, tapi memiliki mitos menarik di belakangnya yang akan membuat perjalanan kamu semakin menarik.
Cerita rakyat Maluku termasuk Maluku Utara konon merupakan legenda atau cerita kuno yang sakral dan mistis. Selain itu, juga mencerminkan budaya, adat, dan kehidupan masa lampau masyarakat Maluku dan Maluku Utara. Berikut ini adalah 6 cerita rakyat Maluku yang paling terkenal yang biasa diceritakan: 1. Cerita Nenek Luhu
rz4R.
cerita rakyat kei maluku tenggara